banner 1

Senin, 04 Juli 2011

Mandalawangi - Pangrango (Soe Hok Gie)

MANDALAWANGI PANGRANGO

Senja ini, ketika matahari turun kedalam jurang-jurangmu

Aku datang kembali

Kedalam ribaanmu, dalam sepimu dan dalam dinginmu.

Walaupun setiap orang berbicara tentang manfaat dan guna

Aku bicara padamu tentang cinta dan keindahan

Dan aku terima kau dalam keberadaanmu

Seperti kau terima daku.

Aku cinta padamu, Pangrango yang dingin dan sepi

Sungaimu adalah nyanyian keabadian tentang tiada

Hutanmu adalah misteri segala

Cintamu dan cintaku adalah kebisuan semesta.

Malam itu ketika dingin dan kebisuan menyelimuti Mandalawangi

Kau datang kembali

Dan bicara padaku tentang kehampaan semua.

“Hidup adalah soal keberanian, menghadapi yang tanda tanya

“Tanpa kita mengerti, tanpa kita bisa menawar

“Terimalah dan hadapilah.”

Dan antara ransel-ransel kosong dan api unggun yang membara

Aku terima itu semua

Melampaui batas-batas hutanmu, melampaui batas-batas jurangmu.

Aku cinta padamu Pangrango

Karena aku cinta pada keberanian hidup


Djakarta, 19-7-1966

Soe Hok Gie


Tidak ada komentar:

Posting Komentar